Tag

, , ,

Word count: 171w

http://wp.me/p1rQNR-ja

…/

Aku benci kamu hari ini.

Kamu sibuk kesana-kemari mengambil gambar pelangi. Sampai tubuhmu meliuk-liuk di atas batu tak seimbang. Apa kamu tak tahu bahwa aku cemburu? Aku cemburu karena kau menganggapnya cantik melebihi aku. Padahal saat matahari menyapaku tadi pagi aku sudah tersenyum senang sekali karena kau masih ada, masih bertahan di tendamu yang seadanya.

Aku benci kamu hari ini.

Yang saat aku memanggil-manggilmu, malah masuk ke dalam hutan memotret kancil dan kelinci. Aku sudah menyiapkan ikan untuk makananmu dan kau mengabaikanku? Kau benar-benar harus belajar sopan santun!

Aku benci kamu hari ini.

Karena tidak bisa berhenti bergerak ke tempat yang tak terlihat olehku, yang tak terkejar olehku. Membuatku khawatir akan keberadaanmu. Kau tahu kan hutan tidak selalu jadi tempat yang aman?

Lalu matahari mulai meluncur turun, langit mulai merona dengan warna buah persik. Dan kau mulai melucuti pakaianmu, berendam dalam aliranku, dan melambai. Kau tersenyum, berseru, “Halo, Cantik! Kau tetap yang terindah hari ini.”

Saat kau melangkah ke bawah pancuran airku, aku tahu aku tidak jadi benci padamu hari ini.

/…

Iklan