Tag

, ,

379w. Major character death. This came out when I heard this mellody:

.

I’ll let you dance. Just so I could follow you. Twisting my legs the way you did yours. Bending my arms, blinking my eyes, flopping my hair; the you did all those. Enjoying the roar of our audience.

Di tengah-tengah kebutaanku, keberadaanmu menuntun. Mereka berteriak dan aku tersenyum, karena engkau tertawa. Temali yang tak terlihat meregang-regang penuh semangat, menggerakkan lengan dan kakiku saat gerakmu menguasai pandanganku. Apa jadinya aku tanpamu?

Aku akan tegak tanpa liukan.

Aku akan memejam, bukan menyapa.

Aku akan luruh, kala sendiri, hanya karena aku tak punya orang yang ingin kulindungi.

Lihatlah mereka, Yunho. Hyung. Yunho Hyung.

Mereka menertawaimu. Penuh cita. Penuh cinta. Karena kau memberi alasan yang tepat bagi mereka untuk melakukannya.

Di sebelah sini aku berbisik, lihatlah aku, Hyung. Yang tertawa karena kau benar-benar tertawa. Yang menari karena kau menari. Yang berbahagia sebab kau sudah bahagia.

“Semuanya! Changmin!”

Bahkan jika ibuku tidak memberiku nama Changmin, aku yakin nama lain akan terdengar sama indahnya kalau kau yang menyebutkan.

I’ll let you dance. I’ll provide you the melody, so just move. Shake your hips, rock your body, swirl your arms. Because you like it. And I love it when you like things.

Beautiful. My beautiful Hyung. Dance, laugh, fool around. Be happy since it suits you best.

And I’ll sing.

“Sebuah lagu. Ini rahasia, tapi akan saya nyanyikan sedikit di sini. Untuk kalian semua. Untuk semua waktu ini. Untuk cinta dari kalian. Dan untuk Hyung. Terima kasih untuk kehidupan yang indah.”

Untukmu, Hyung. Dengarkan aku…

“Semuanya, tepuk tangan yang meriah untuk Changmin.”

“Hyung, terima kasih.”

“Terima kasih, Changmin.”

Untuk tatapanmu saat ini, terima kasih. Dan maaf. Karena hanya itu yang bisa kuberikan padamu.

“Semuanya, sekali lagi tepuk tangan un—Changmin!”

Sampai akhir.

“CHANGMIN!”

Berbahagialah, Hyung. Sampai akhir.

“CHANGMIN!”

.

Breaking news: “Kematian mendadak Shim Changmin di atas panggung telah mengejutkan semua orang. Di konser terakhirnya, Shim Changmin telah menunjukkan kecintaannya pada dunia musik yang digelutinya selama ini. Dia mempersembahkan cuplikan lagu terakhirnya untuk semua orang, seolah hendak menghantarkan salam perpisahan. Rekannya, Jung Yunho tampak berduka begitu dalam dan berada di baris depan membawa foto mendiang Changmin, sementara tangisan para penggemar terdengar di luar garis pembatas. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kematian mendadak bintang Hallyu tersebut. Beristirahatlah, Changmin. Kami semua mencintaimu.”

.

.kkeut.

Iklan