Tag

, ,

201w. Drabble. Oneshot Attraction series. Ost: In His Touch by Celine Dion. AN: mulai seri ini, OA tidak akan saya publish sesuai kronologi/waktu. Silakan menginterpretasikan waktu kejadiannya sendiri karena saya hanya akan mempublish OA berupa potongan-potongan peristiwa yang suka mendadak muncul di kepala saya. http://wp.me/p1rQNR-rT

~

Ada satu hal tentangmu Sayang, yang membuatku tak bisa tidak tersenyum saat mengingatmu.

Ketika udara semakin dingin dan langit berwarna abu-abu, aku teringat lingkaran lenganmu di pinggangku. Saat angin berhembus mendirikan bulu roma, aku teringat pucuk hidungmu di sisi leherku; menghirup aromaku berulang kali dan mengatakan bahwa kau membutuhkannya untuk pasokan energimu. Waktu dedaunan melayang jatuh, pelan dan lemah, aku mengingat bagaimana kau menggenggam tanganku kencang, tampak rapuh dan aku tak bisa mengelak bahwa aku jatuh cinta padamu lagi.

Jungsoo-ya, kerapuhanmu menguatkanku. Air matamu mendinginkan rinduku. Senyummu menghilangkan lelahku. Dalam pelukmu aku tak bisa menemukan tempat lain yang terasa lebih tepat.

Kalimat-kalimatmu terlalu norak untuk ku simpan dalam kotak, tapi tak lekang dari benak. Perhitunganmu kelewat detil dan menyebalkan, namun membekas tak terlupakan. Apa dariku yang akan kau ingat Jungsoo?

Cepat pulang, Sayang. Aku merindukanmu.

“Yeppo?”

Aku menoleh dan mengerjap terkejut. Aku ingin berkata, bertanya, menubruknya yang tiba-tiba datang tanpa pemberitahuan, tapi tak ada apapun yang keluar dari mulutku.

“Hei, apa yang sedang kau lakukan?” lengannya melingkari pinggangku dari belakang, dagunya di bahuku.

Aku menyentuh tangannya. Terasa nyata. Ini bukan mimpi.

Bibirnya mendarat di pipiku. “Aku pulang,” bisiknya mengeratkan pelukan.

Aku berbalik. Karena tatapannya aku menjawab, “Selamat datang. Aku merindukanmu.”

 

KKEUT.

Iklan