Author: BeeNim
http://wp.me/p1rQNR-dP

Dhia menelan ludah. Hatinya mencelos penuh pengharapan. Apalagi yang bisa menjadi sumber kebahagiaannya setelah ini? Saat mendapatkannya, hidupnya akan terlengkapi sampai ke sela-sela otot yang paling tersembunyi. Debarannya nyata terasa di dada. Dhia ingin berkeringat, namun ia terlalu gembira untuk itu, paling reaksi tubuh paling nyatanya adalah gigi yang mengering akibat terlalu lama nyengir. Dipandanginya sumber cintanya itu dengan mata tak mampu terkerjap. Adakah yang lebih sempurna darinya? Pantas kan kalau Dhia sebegini tergetar hanya karena keberadaannya? Ingin menangis rasanya saat cinta terindahnya terwujud. Tangan gadis remaja berusia 15 tahun itu terulur menyentuh kulit sehalus kaca etalase yang seolah tersenyum menanti belaiannya. Pusat semua gairahnya ada di sini… Ia ingat harus berterima kasih pada Papa karena telah mempertemukan mereka berdua, tapi mungkin nanti, karena Dhia masih belum sanggup berkata apapun. Perasaannya masih meluap-luap. Oh, iPod touch 4 generation

KKEUT.

Ini adalah cerita yang gw ikutsertakan dalam Proyek Menulis #11Projects11Days yang diselenggarakan oleh agen penerbit NulisBuku dalam rangka ulang tahunnya yang pertama. Proyek yang dilangsungkan selama 11 hari itu gw ikutin mulai hari kedua & ini adalah tulisan kedua yang ditulis di hari yang sama. Katanya sih setiap hari boleh ngirim tulisan sebanyak2nya, tapi otak gw kayaknya cuma bisa bikin dua tulisan maksimalnya deh. Abis itu mentok. Tulisan pertama udah gw terima notifikasi e-mailnya, tapi untuk yang ini, ga tau, ga ada notif-nya. Yasudlah. Toh karena ga ada ketentuan ga boleh dipublish di tempat lain, gw publish juga di sini. Semoga enjoy yah.

=_=’’ lagi2 PS kepanjangan…

PS-PS: ternyata ini masuk! >,< Diterbitkan dalam buku berjudul TERPANA oleh NulisBuku. Buku #2, cerita ke-20. *nenarian penguin*

Iklan