Tag

, ,

Cast: Caro, Isaiah

Reality : fiction = 0 : 100 (%)

Setting: Bremen, winter

Category: non-ff drabble

OST : Snowdrop by Fanny Fink

***

 

Butirannya kecil dan ringan. Saat tertempel rasanya dingin dan membangunkan. Pohon mapple itu menikmati setiap butirannya. Memutihkan ranting coklat miliknya. Lalu terdengar suara pria, “Jangan berjalan terlalu cepat.”

Di depan si pemilik suara, seorang wanita menoleh. Tangannya penuh kantung belanjaan. Tubuhnya rapat tertutup mantel dan syal wool hangat. Wajahnya penuh penantian sementara kakinya berderap di tempat mengusir dingin. “Tak bisakah kau jalan lebih cepat? Hentikan mengambil foto-foto. Apa kau tak bosan?”

Si pria menurunkan kameranya dari depan mata. Mulutnya tertarik membentuk senyuman menantang. “Tidak akan pernah,” ujarnya senang.

Si wanita memutar mata. “Terserah kau saja,” ujarnya sambil berputar menyebabkan mantelnya terkembang dan rambutnya terkibas.

Si pria melakukan apa yang selalu jadi pekerjaannya. Jarinya menekan tombol shutter cepat. Lalu setelah selesai dia melihat hasilnya. Senyum puas tersungging di mulutnya. Kekasihnya tampak cantik dengan wajah yang sedang berpaling dan mantel yang mengibar. Rambutnya yang pirang panjang bercahaya ditingkahi butiran salju yang turun semakin deras.

Dia berlari menjajari sang wanita lalu merangkulnya dengan satu tangan. Di pelipisnya dia berbisik, “Kau selalu sangat cantik, Caro…”

Caro menolak tersipu, tapi matanya tak bisa berbohong ketika dia membalas, “Terima kasih, Isaiah.” Hatinya menghangat.

KKEUT.
http://wp.me/p1rQNR-7d

Iklan