OST: Young Comic ost. Almost Love

Url: http://wp.me/p1rQNR-2L

 

 

Kau berjalan ke arah yang berlawanan denganku. Namun aku tak mampu memalingkan mataku. Pada saat yang bersamaan aku juga tak mampu membalik arahku. Tubuhku berjalan mundur, berjingkrak gembira saat kau menoleh dan aku mendapat kesempatan menikmati profil wajahmu yang indah dari samping.

Aku tersenyum, aku tertawa, lebar-lebar, keras-keras, agar kau tahu keberadaanku. Agar kau menyadariku. Agar kau mau berpaling.

Meskipun itu tak pernah terjadi, namun rasa ini tetap membuncah. Meluap saat langit biru menaungi sosokmu. Mengalir gembira saat lampu malam berkelip di latar bekangmu. Aku sangat menyukaimu.

Aku mau kau jangan pergi. Tetaplah di tempatmu. Aku tak kan memaksamu bersamaku, tapi setidaknya ijinkan aku menikmati pemandangan dengan kau sebagai pusatnya.

Aku mau kau membuka mata. Melihat sekeliling. Lihatlah aku. Meski tak kan kuminta kau menjadi satu denganku, setidaknya jadilah paralelku. Yang tetap terlihat meski tak terjangkau.

Bagaimana bisa rasa ini ada? Saat langit biru sangat indah karena ku bisa melihatmu berlatarnya dalam bayangan. Saat gelap malam begitu menggairahkan karena keberadaanmu menuntunku dalam angan. Saat udara kelabu begitu romantis karena imaji menarikku dalam pelukanmu. Saat semua terkait denganmu. Bagaimana mungkin rasa seperti ini tercipta?

Musik yang pelan, angin yang tak bergerak, mata yang berkedip lemah, adalah surga karena sosokmu mampu terlihat.

Irama kuat, badai menderu, tubuh nyeri tak terperi adalah kesadaranku akan keberadaanmu.

Aku menyukaimu.

Musik ini melambangkanmu.

Hati ini untukmu.

Meski tak pernah kau akan tahu. Walau nihil kesempatanku.

Aku menyukaimu,

Maka tetaplah dalam pandanganku.

 

 

^B^

 

Iklan